Tampilkan postingan dengan label inspirasi dan motivasi Mario Teguh. Tampilkan semua postingan

BETHE (5 karakter idola pecundang sejati) (Bag III-habis)

0

Terlalu Cepat Menyerah


Hasil penelitian mengatakan bahwa 90% orang yang gagal adalah orang yang hampir berhasil.
Kenapa kebanyakan orang menghentikan usahanya di kala finish hampir tiba? Satu jawaban utamanya, adalah karena ia “Terlalu Cepat Menyerah” ia gagal melihat garis finish sebab syaitan bersama rekan-rekannya bersinergi memberikan energy frustasi pada diri orang-orang yang akan berhasil.

Ingatlah frustasi adalah tanda-tanda bahwa anda segera ber-prestasi.
Janganlah focus terhadap masalahnya tapi fokuslah terhadap solusi terbaik yang bisa Anda berikan.


Focus artinya tidak terbagi
Jika tubuh anda terdiri dari fisik, akal, hati dan ruh, maka keempat unsur tersebut berintegrasi secara utuh dalam rangka menyelesaikan permasalahan atau pekerjaan yang sedang Anda hadapi, itulah yang dinamakan fokus.

Untuk bisa selalu berfikir positif dan agar Anda tidak cepat menyerah, maka Anda harus segera mencari lingkungan yang positif. Carilah pergaulan yang positif. Carilah rekan-rekan yang ketika Anda berjumpa dengan mereka, Anda selalu mendapatkan nilai lebih dan informasi-informasi yang positif dan bukan sekedar gossip atau membicarakan keburukan orang lain.

Ya, berpikir positiflah, dan jangan cepat menyerah.

Percayalah,semakin sulit kondisi yang anda hadapi, berarti Anda semakin dekat dengan kesuksesan.Ingatlah bahwa seorang pemenang tidak pernah menyerah dan seorang yang menyerah tidak pernah menang.

Hidup tanpa tujuan

Anda tidak  akan pernah mencapai tujuan jika Anda tidak memiliki tujuan. Tiada jalan pintas bagi orang yang tidak memiliki tujuan.
Orang yang tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, maka hidupnya akan sering BETHE.

Buatlah master plan hidup Anda, buatlah tujuan hidup Anda, bangunlah mimpi-mimpi Anda. Orang biasa bermimpi ketika ia tidur, sedangkan orang yang luar biasa bermimpi ketika ia bangun.

Agar tujuan tersebut bisa terus memberikan semangat kepada Anda, maka Anda harus membuatnya dalam bentuk yang indah, kemudian Anda tempelkan di dinding kamar Anda. Sehingga Anda bisa membacanya setiap Anda berada di kamar.

Itulah yang dilakukan oleh Ronald Reagen sebelum menjadi presiden, ia menempelkan photo gedung putih di kamarnya. Sehingga ia bisa memfokuskan hidupnya kepada impiannya yang tervisusialisasikan. Ia dapat melihat foto gedung putih setiap kali mau tidur dan setiap kali bangun tidur. Ia terus melihatnya dengan penuh semangat dan ia bangun dengan penuh antusias, sebab impiannya selalu kian mendekat.

Jadi mulai saat ini fantasikanlah impian-impian Anda!


Perhatikanlah, seorang Taiko berhasil menjadi seorang leader nomor satu di Jepang setelah sukses menemukan sang guru idamannya yaitu Nobunaga. Setiap pemain bola yang sukses hampir semua mempunyai pelatih yang hebat. Bakat tidak terasah optimal jika tidak dilaih oleh orang-orang yang hebat.
Dalam menggapai sebuah impian, Anda harus mengenali potensi Anda terlebih dahulu.
Ketahuilah bahwa manusia memiliki 2 buah pikiran, yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Dan ketahuilah bahwa pikiran bawah sadar memiliki kekuatan sekitar 30.000 kali kekuatan pikiran sadar kita, bahkan kekuatannya tidak terbatas.

Satu hal yang bisa membuat alam bawah sadar kita bangkit adalah ketika melakukan sesuatu dengan emosional dan antusias.

Ayo, bangunkan alam bawah sadar Anda. Gunakan pikiran bawah sadar Anda. Gunakan pikiran sadar Anda di kala Anda sadar, bukan hanya dalam keadaan kepepet! Ayo maju terus! Antusiaslah!

Enggan menerima Masukan dan Enggan mengakui Kesalahan
Anda tahu fungsi cermin?Ya benar, untuk memberikan masukan dan sebagai langkah awal tindakan korektif kepada Anda, sebab siapa tahu masih ada bekas nasi nyelip di sela-sela gigi Anda. Atau siapa tahu masih ada upil nongkrong di ujung lubang hidung Anda. Dan Anda tentunya tidak perlu sakit hati ketika Anda bercermin dan menemukan sisa nasi beserta upil tersebut. Bahkan selayaknya Anda bersyukur dan berbahagia, sebab Anda bisa memperbaiki penampilan dan performance Anda.

Kemudian berempati lah Anda terhadap siapapun juga apapun pekerjaan Anda. Jika Anda supir Angkot, perlakukan penumpang Anda dengan penuh empati. Jangan ngebut dan jangan mabuk. Patuhilah aturan lalu lintas, buat penumpang Anda senang dan tenang. Jangan buat pemumpang Anda stress, sebab stess itu ibarat senjata boomerang, jika Anda membuat orang lain stress maka tak lama kemudian Anda pun akan di buat stress oleh ulah Anda sendiri.

kembali ke Bagian I
resumed from: Bethe (5 karakter idola pecundang sejati), Aris Ahmad dan Zen El Fuad, 2007


BECOMING YOUR POSSIBILITIES (Menjadi Kemungkinan Anda)

0

Postingan  ini saya dedikasikan kepada rekan-rekan  saya di GISSAKREASINDO yang sedang  giat menyelesaikan deadline pekerjaan. Semoga bisa bermanfaat sobat. Terimakasih juga saya ucapkan untuk Pak Mario Teguh  yang telah menulis buku BECOMING A STAR, sebagai sumber postingan saya kali ini. 

Bisnis masa depan selalu menjadi milik orang yang bisa melihat kemungkinan sebelum kemungkinan itu menjadi jelas bagi banyak orang.

Kita menghargai diri kita sendiri karena kejelasan dari kemurninan yang bisa kita capai.
Dan orang-orang yang ita pimpin menghargai kita karena kejelasan dari kemungkinan yang bisa mereka capai di bawah kepemimpinan kita.
Sebagai Pemimpin, kita dituntut untuk mampu melihat potensi dari bisnis atau organisasi, dan melihat potensi yang ada dipasar lebih baik dari yang bisa dilihat oleh para pemimpin pesaing bisnis kita.
Kemampuan untuk mengenali potensi inilah yang membuat seorang pemimpin memiliki business confidence, keyakinan bisnis, yang terkadang sulit di ikuti oleh anggota organisasinya.
Itu sebabnya, agar seorang  pemimpin  mennjadi efektif, dia harus mengembangkan business confidence dan kepiawaian untuk menularkan keyakinan bisnisnya itu kepada seluruh anggota organisasinya.
Bila sebagian di antara kita tidak bisa duduk tenang atau tidur lelap karena kegirangan yang sangat atas janji-janji kemingkinan yang bisa dicapainya, tidak sedikit rekan kita yang hidup jauh di bawah kemungkinan yang bisa dicapainya.
 Mungkin karena mereka telah tidak bermimpi lagi.
Mereka tidak lagi percaya bahwa mereka berhak untuk berhasil, untuk mencapai kemungkinan yang sebetulnya menjadi hak mereka sejak lahir.
Mereka tidak digirangkan oleh kemungkinan –kemungkinan yang bisa mereka capai. Mereka tidak menghormati impian, baik itu impian mereka sendiri maupun impian orang lain.
Mereka tidak menyadari nilai penting dari memimpinkan tercapainya kemungkinan. Mereka tidak sadar bahwa mimpi adalah sebuah bentuk  perencanaan.


Anda bisa mencapai lebih dengan cara menjadi lebih.

Kunci untuk mencapai kemungkinan yang lebih besar adalah menjadi seseorang yang lebih besar dari diri ini sekarang.
Dan itu adalah sebuah hak; karena tidak ada satu orang pun di antara kita yang boleh mengatakan bahwa dia tidak bisa menjadi lebih baik lagi.

Kita menjadi apa yang kita lakukan. Maka lakukanlah suatu yang penting.


Pilihlah dengan cermat apa yang Anda lakukan, karena itulah jadinya Anda nanti. Lakukanlah sesuatu yang bernilai, hanya karena itulah Anda akan menjadi seorang yang bernilai.

Jangan menunda


Segeralah sambut kesempatan baik pertama yang datang hari ini.
Lebih baik kita gagal mengupayakan sesuatu yang baik, daripada  berhasil tidak melakukan apapun. Mohon diingat bahwa Anda hanya sebaik yang Anda lakukan.

Jangan batasi kebaikan yang bisa Anda lakukan karena itu akan membatasi kebesaran yang bisa Anda capai.


Janganlah berkecil hati karena kurangnya kapasitas Anda untuk mencapai kemungkinan-kemungkinan Anda. Semua yang besar di bangun dari hal-hal kecil yang menjadi komponen pembentuknya. Maka, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menemukan hal kecil pertama yang akan membuka pintu bagi hal-hal kecil berikutnya, yang keseluruhan urutannya akan menjadi sesuatu yang besar dan berarti.
Kita semua adalah makhluk-makhluk kebiasaan. Kita membentuk kebiasaan-kebiasaan kita dan kemudian membiarkan kebiasaan kebiasaan kita membentuk kita.
Dia yang berhasil selalu membedakan dirinya dari orang lain dengan membangun kebiasaan untuk melakukan hal-hal yang tidak akan dilakukan oleh orang-orang yang sulit berhasil.


Mohon Anda ingat bahwa pikiran Anda menentukan tindakan Anda. Bila pikiran Anda tidak berubah, maka tindakan Anda akan tetap sama. Tindakan Anda yang sama itu akan menjadi kebiasaan Anda. Dan kebiasaan Anda akan menentukan Nama Anda dan Keadaan yang akan Anda capai. Itulah sebabnya, jangan lihat diri ini hanya sebagai apa ADA-nya tetapi pastikan Anda melihat diri ini sebagaimana apa bisa JADI-nya.

Bila Anda memperlakukan diri ini sebagai apa adanya, maka dia tetap menjadi apa adanya seperti sekarang, hanya semakin menua.
Perlakukan diri  ini sebagai apa bisa jadinya, maka Anda akan melihat diri ini berkembang menjadi seorang yang mencapai kemungkinan-kemungkinannya.


Warnailah pandangan Anda dengan kegirangan karena Anda sedang menyambut kedatangan kemungkinan-kemungkinan Anda.