Tampilkan postingan dengan label Hubungan Seks. Tampilkan semua postingan

Malam Pertama (Bagian II)

0



Persiapan yang matang
Jika pemahaman tentang aktivitas seksual sudah di ketahui, saatnya mempersiapkan diri untuk menikmati indahnya malam pertama. Dijelaskan psikolog Astrid Wiratna, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan agar malam pertama berlangsung indah.
Read More

Malam Pertama (Bagian I)

0
Tidak ada yang paling dinanti pasangan pengantin baru selain menikmati malam pertama. Agar sukses apa saja yang harus dipersiapkan?


Segala sesuatu memang selalu ada yang pertama, termasuk pertama bercinta. Untuk kali pertama sepasang pengantin menikmati  indahnya menjadi suami istri.
Mengungkapkan cinta terdalam antara suami istri dalam hubungan seksual. Sayangnya tidak sedikit pasangan yang gagal dalam menyelesaikan malam pertama mereka.
Ada saja permasalahannya. Seperti rumor bahwa perempuan selalu merasakan kesakitan ketika melakukan hubungan seksual untuk kali pertama. Atau ada juga suami yang ketakutan melihat tubuh istrinya. Akibatnya malam pertama menjadi malam peristiwa yang traumatis.
Padahal di katakan dr. Susanto Suryaatmadja,MS SpAnd seharusnya tidak seperti itu. Malam pertama seharusnya menjadi malam yang tidak terlupakan.
Karenanya pasangan pengantin harus memahami pendidikan seks. Sehingga tahu bahwa perempuan tidak perlu kesakitan ketika berhubungan seksual untuk kali pertama.
Read More

Wanita Kunci Kesuksesan Seks Pria

0

Berbagai penelitian menguatkan bahwa pembebanan tanggung  jawab seks secara sempurna terhadap laki-laki adalah kesalahan  besar, bahwa perempuan adalah penunjang dasar, dan ditangannya terdapat segala sesuatu dan perempuan wajib menjaga diri agar selalu menarik di depan suaminya, tidak menolak,  memberikan gurauan pada waktu yang semestinya, tidak membuang tuntutan suami, memperbarui darah hubungan antara keduanya dan selalu memperlihatkan cintanya kepada suami.


Istri seharusnya menjauhi memperlihatkan berbagai permasalahan dan memahami  bahwa terapi atau obat permasalahan seks apapun membutuhkan peran pokok dan penting baginya. Dia tidak boleh berkeyakinan bahwa pemecahan masalah melalui  viagra yang menurut pandangan sebagian orang adalah pemecahan yang standar bagi problem seks antara suami istri. Jadi peran istri lebih penting dari pada sekedar Viagra atau obat apapun yang lain.

Telah dilakukan penelitian terhadap 198 laki-laki yang sering berkonsultasi tentang penyakit kelamin di rumah sakit “Qosrul Amin” di Universitas Cairo dan keluhan mereka yang mendasar adalah lemahnya kekuatan seks. Lebih dari 19 diantara mereka mengeluhkan ejakulasi dini.
Penelitian menerangkan bahwa problem sosial, materi adalah diantara penyebab yang mengakibatkan problem-problem seksual bagi laki-laki. Jajak pendapat itu menerangkan bahwa 55% dari istri tidak menampakkan rasa sukanya terhadap suami, 52% dari suami tidak mengutamakan perubahan motif hubungan, disamping 76% dari istri menerima perubahan ketika suami menghendaki.

Penelitian itu juga menerangkan bahwa 60% dari isteri memiliki sikap positif, emosional, 91% istri kurang berminat mengikuti terapi penyembuhan terhadap gangguan seks yang dialami, dan itu adalah tantangan tersendiri bagi para dokter. Para dokter harus mengambil peran positif isteri dalam menganalisa cara-cara untuk  terapi penyembuhan.

Dr. Ahmad Qarakish, seorang dosen penyakit kelamin dan  reproduksi di Universitas Kairo menegaskan bahwa laki-laki yang  merasa isterinya ingin menang sendiri sangatlah mungkin menemukan kesulitan dalam melakukan hubungan seks.
Beliau juga memberikan isyarat bahwa tidak adanya gairah seksual disebabkan beberapa faktor internal dan eksternal misalnya. Kendala materi, tidak adanya kecocokan pandangan agama, atau strata sosial, problem anak, tidak adanya kecocokan jiwa diantara dua pihak, disamping tidak terdapat persamaan pola pikir diantara keduanya.Sehingga beliau berpesan agar kedua pihak menjadikan pasangannya seperti teman bukan seperti objek aktivitas seks. Ia harus menyadari bahwa berhubungan seks akan merajut dan menguatkan hubungan suami  isteri sepanjang hari dan juga di hari-hari yang akan datang.


Traditional medicine

Para dokter yang cukup berpengalaman memberikan beberapa resep mempesona yang diambil dari bahan-bahan alami untuk mengatasi masalah disfungsi seksual dengan berbagai jenisnya, seperti kelemahan ereksi, lemah daya seksual, memperpanjang masa coitus, frigiditas dll. Secara ilmiah resep-resep  ini telah teruji mengatasi masalah tersebut yang membawa kebahagiaan seksual dan selanjutnya kebahagian hidup berumah tangga.

1.   1. Air ekstrak bawang merah, minyak seledri air, keju dan madu. Semua dicampur dengan perbandingan yang sama, lalu dipanaskan pada matahari beberapa saat sehingga semua melebur menjadi satu atau dipanaskan dalam api kecil dan diaduk secara terus menerus. Setelah itu didinginkan lalu diminum 2 sendok makan setiap hari atau 2 jam sebelum bersenggama.

2.   2. Untuk menambah daya tahan laki-laki dalam bersenggama sehingga mampu bertahan lebih lama, siapkan biji seledri, gula dan keju. Campur ketiganya secara merata kemudian konsumsi selama tiga hari berturut-urut, tentu tujuan Anda akan tercapai. Para ahli mengatakan : Mengkonsumsi seledri secara rutin setiap hari dapat memperkuat daya tahan laki-laki lebih lama dalam bersenggama.

3. 3. Untuk mengatasi lemah ereksi. Direkomendasikan, oleh para ahli supaya menyediakan air susu kambing, kacang di tambah segelas air, 2 sendok keju sapi dan 2 sendok madu murni. Itu semua di minum selama tiga hari berturut-turut. Kemudian untuk memperkuat daya coitus, para ahli menyarankan supaya makan kacang kenari arab (walnut) dan segelas susu onta setiap hari selama 20 hari berturut-turut.

4.   4. Segelas perasan bawang merah, ditambah madu murni yang diaduk, di letakkan diatas api kecil sampai perasan bawang itu menguap sehingga tinggal madunya.Setelah itu campurkan air dengan rendaman air kacang Arab. Campuran ini di minum pada malam hari sebelum tidur. Minuman ini dapat memperkuat daya tahan ereksi laki-laki dan daya tahan seksualnya.

5.    5. Dua liter susu sapi ditambah ¼ Kg jahe segar di kupas bersih dan di tumbuk, dimasak diatas api sampai mendidih. Setiap hari diambil segelas untuk diminum di pagi hari sebelum sarapan. Ini dapat menambah kekuatan seksual laki-laki.

6.                 Resep lain. Beberapa butir cengkeh di tumbuk halus di taburkan pada segelas susu, diminum pagi hari sebelum sarapan. Kemudian di malam hari sebelum tidur minum segelas madu ditambah 10 biji buah badam dan 100 biji cemara. Hal itu dilakukan terus-menerus selama tiga hari.
             Biji seledri di tumbuk halus dan diayak, dicampur dengan gula putih, ditambahi keju sapi, didiamkan selama tiga hari, kemudian ditambah perasan wortel dan telur kampung diminum setiap hari.

Selamat mencoba.

resumed from : Hidup Sehat dengan Seks Halal, Syaikh Majdi Rajab.

Menikahlah Untuk Sehat

0



Banyak suami  istri yang tidak menyadari bahwa hubungan mereka yang harmonis bukan sekedar mendapatkan kenikmatan, merasa senang, saling dekat dan memenuhi kebutuhan kejiwaan dan perasaan saja. Lebih dari itu, hubungan suami istri adalah satu cara sehat sepanjang hayat. Hubungan seks di samping mengendorkan kerja otak dan tubuh secara bersamaan, juga sekaligus meninggalkan efek yang luar biasa terhadap otak dan kerja tubuh. Para ahli mulai memahami efek itu setelah mereka mempelajari setiap organ tubuh, terutama otak dan jantung sampai fungsi kekebalan tubuh.


Cinta  dalam Jantung: Hasil penemuan menunjukkan bahwa ada pengaruh dan manfaat yang besar bagi hubungan suami istri terhadap jantung. Hal ini muncul bersamaan penelitian terhadap pengaruh olahraga terhadap kesehatan tubuh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berhubungan seks memerlukan 200 kalori, sama dengan yang dibutuhkan untuk lari selama setengah jam. Demikian pula ditemukan bahwa di tengah-tengah hubungan seks itu detak jantung menjadi berlipat ganda dan tekanan darah berada di bawah  pengaruh hormone oksitosin. Dari sini di simpulkan bahwa hubungan suami isteri itu dapat mencegah penyakit jantung. Akan tetapi penelitian masih berlanjut untuk mengetahui hal itu lebih rinci dan pasti.
Penelitian lain mengaitkan pengaruh hubungan seks terhadap gangguan jantung. Dan ternyata hasilnya adalah negative. Demikian dinyatakan oleh Dr. Robert. Demikian pula ditemukan bahwa hubungan seks itu justru berpengaruh untuk menjaga beberapa penyakit yang sangat berbahaya.

Melawan rasa sakit dan tegang : Pada tahun70-an abad 20 Dr. Biverly Wible mengungkapkan pengaruh hormone oksitosin yang dapat meringankan rasa sakit jika di dukung dengan hubungan seks yang baik. Penelitian  membuktikan bahwa wanita dapat menahan rasa sakit 110% lebih, dalam kondisi itu. Akan tetapi batasan itu tak dapat dipastikan sebelum ditemukan system sinar getaran magnetis. Dr. Biverly mengungkapkan bahwa pusat pereda rasa sakit itu berada di tengah otak yang bekerja dengan stimulus. Gejala yang muncul pada otak ini memerintahkan tubuh untuk memfungsikan andorphine dan kortikosiroid supaya mendisfungsikan syaraf rasa, seperti rasa rematik, migran, haid untuk beberapa saat. Demikianlah fungsi bagian otak ini dapat meringankan rasa cemas dan tegang.

Kekebalan dan kekuatan : Percobaan yang diberlakukan terhadap 100 orang lebih Amerika pada tahun 1999 oleh para peneliti mengungkapkan bahwa sel yang melawan mikrobat meningkat 30 % pada orang secara rutin melakukan hubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu.Sementara itu. Para peneliti di Akademi Carolinska Swedia juga mempelajari pengaruh seks terhadap fungsi-fungsi lain pada organ kekebalan seperti penyembuhan luka.
Disinilah, salah satu fungsi  hormon oksitosin sehingga hormone oksitisin ini bisa diinjeksikan sebagai pengganti stimulus alami untuk mempercepat penyembuhan luka, sampai saat ini.
Penelitian terbaru di Ohayo tentang pengaruh oksitosin dan  hormone terhadap manusia. Keduanya ternyata tercukupi bagi orang yang melakukan seks. Salah satu fungsinya adalah mencegah pengembangan sel kanker payudara.



Hidup lebih lama dan bahagia : secara ilmiah dapat dibuktikan bahwa orang yang berkeluarga memiliki usia hidup yang lebih panjang dan sedikit tingkat depresinya dibanding dengan orang yang tidak berkeluarga. Beberapa penelitian modern mengungkapkan bahwa hal ini bukan hanya perlakukan yang baik serta ketenangan jiwa saja. Riset  yang diberlakukan terhadap sekitar 3500 orang di Skotlandia menemukan bahwa ada kaitan erat antara persetubuhan yang dilakukan secara rutin dan panjangnya usia hidup. Demikian pula ada kaitan erat antara hubungan seks secara rutin dengan kemampuan menghadapi kecemasan.

taken from : Hidup Sehat dengan Seks Halal, Syaikh Majdi Rajab.